Home / Puisi (page 3)

Puisi

Persatuan orang Timor, Tanah Timor (terjemahan)

Teks tutur yang telah digubah menjadi lagu, dinyanyikan oleh Grup para Pengawas Pembina Guru Mata Pelajaran Sekolah menengah pertama. Disiapkan dan Digubah menjadi Lagu Khusus dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun Kota Oelamasi ke-11 Show Quicktag Buttons on the HTML Edit Post SubPanel ] [ Hide from Quicktag Buttons ] …

Read More »

Curhat basambung si Ica (3)

KEPADA(MU) Kepadamu janji dan ingkar Kepadamu rasa dan kecewa Kepadamu luka dan tangis Kepadamu bahagia dan tawa Kepadamu sesak dan kehilangan Kepadamu ego dan waktu Kepada kamu dan aku kepada kita – cukup terus berjalan dalam doa-doa yang terus dipanjatkan. JEJAK KEHILANGAN Langkah beriringan tangan yang terus menggenggam, meninggalkan kenang …

Read More »

Curhat basambung si Ica (2)

Lelah Kini telah sampai pada batas jiwa menetap ataukah harus melangkah pergi meninggalkanmu? Menjauh ataukah tetap berada di sisimu dengan penuh kepalsuan? Lelah… Bagaimana lagi caranya kau tuangkah bahagia? Bisakah kau? Jika lelah… maka lepaslah! Maria Anilsa Adak, Kupang-Kampung Baru – Penfui, 11 Oktober 2017 Kepada teman lama yang butuh

Read More »

Curhat basambung si Icha (1)

Ada yang datang memberi luka walau tak menetap lama. Ada yang hadir memberi tawa, dan kaupun demikian, menghapus masa sulitku dengan senyhum yang kau punya. Tahukah dirimu bagaimana bersyukurnya aku akan hal itu? Ketika yang lalu tak lagi mau berjuang bersama, kau hadir dan membawa canda, menjadikan itu canduku yang …

Read More »

ketika angin…

Seorang penulis lepas di infontt.com suka bermain dengan kata-kata indah. Beberapa untaian kalimat telah diposting dalam bentuk puisi-puisi. Maria Anilsa Adak, ketika mengalirkan kata-kata puitis, ia memberi secara indah. Dua di antaranya yang dimixkan (RB-MAA) sebagai berikut: Shalom, Ketika angin teduh, kebisuan datang ditingkahi longlongan anjing betina dalam bungkus pekatnya …

Read More »

Waktu dalam Hari

Waktu dalam Hari Waktu mengandung hari. Ia menghitung maju dan lurus dalam satuan-satuan waktu miliknya. Ia memberi tanda dengan fajar. Ia mendorong datangnya surya pagi. Ia mengiringi kesibukan insan sejagat, baik dalam suka maupun duka. Ia menyaksikan peristiwa alami nan menghibur pun mencekam. Ia turut merasakan pahit-getirnya warna kekelaman, dan …

Read More »

Rais Sukur ma Rasi ‘Besat neu Uisneno

Puisi dalam bahasa daerah Amarasi ini ditulis dan dibacakan pada tanggal 1 Agustus 2017 di dalam Kebaktian Hari Ulang Tahun Jema’at Pniel Tefneno’ Koro’oto yang ke-86. Penulis, Merdana Santri Ora belum mengetahui tata tulis yang benar menurut Uab Amarasi tetapi, ia telah memberanikan diri menulis. Suatu pengalaman yang baik agar …

Read More »

Balada si Monyet, Geram si Kuntil’anak

Balada si Monyet, Geram si Kuntil’anak (Heronimus Bani) Adalah seekor monyet, Ia ditangkap dan dibawa dari hutan rimba. Habitatnya dibabat pembalakan, dibakar penari api. Ia terjepit masuk perangkap, hingga dibawa dalam dekapan. Ia sebangsa dengan kode, sekeluarga dengan siamang dan simpanse. Bahkan orang utan dan gorila. Ia dipelihara seseorang bernama …

Read More »

Puisi: Indahnya Anugerah Tuhan Dalam Hidup Ini

Ketika mentari pagi menyinari dunia Ketika rembulan memberikan seberkas cahaya di malam hari Tak ada asah yang berkedip, hanya terdiam Begitu indah anugrah dari Ilahi Nafas kehidupan yang dimiliki Kesehatan kekuatan yang kita miliki Tak terpikirkan kapan ini berakhir Hanya ucap syukur atas anugerah kehidupan ini Allah segalanya Allah sumber …

Read More »