Home / Cerpen (page 2)

Cerpen

Kuburkan Aku Di Sisi Kekasihku

Saat-saat terakhir telah menjelang. Mataku menerawang ke sekeliling kamar. Usahaku sia-sia. Anak-anakku berdiri bagai pagar mengelilingi sisi pembaringanku. Para menantu duduk terpekur. Cucu-cucuku berbisik-bisik. Aku sadar kini, malaikat maut segera akan menjemput dan mengawalku kembali ke asal-muasalku. Aku masih bisa menghitung dan mengingat anak-anakku. Simon, Noni, Onis, Soni, Menti, si …

Read More »

Cerpen: Tiga Sekawan Menjadi Satu Dalam Kasih

Dahulu kala, hiduplah seekor Ibu Babi dengan 3 orang anaknya. Anak yang sulung sangat malas dan mengabaikan pekerjaannya.Anak yang tengah sangat rakus, tidak mau bekerja dan kerjanya hanya makan. Anak bungsunya tidak seperti kakaknya, ia anak yang rajin bekerja. Suatu saat Ibu Babi berkata kepada anak-anaknya, “Karena kalian sudah dewasa, …

Read More »

Tanggal Sudah Seragam Putih Merah

Waktu itu hari Sabtu terakhir dalam tahun pelajaran di sekolah. Aku masih mengenakan seragam putih-merah. Topi putih-merah bergambar tutwuri handayani. Dasi merah bergantung di leher menjurai ke dada. Aku masih seorang siswa kelas tertinggi di sekolah dasar. Berduyun-duyun, sendirian atau berpasangan orang-orang dewasa menuju ke sekolahku. Mereka adalah para orang …

Read More »

Doa dalam Temaram

Malam semakin tak terang. Redup rembulan tenggelam di seberang gunung mutis. Sebelum hanya sekedar menunjukkan sebagian cahayanya. Sebab, sejak tadinya, ia tertutup awan hitam. Keresahan datang menghampiri. Bersama jeritan binatang malam. Ia mulai memecahnya dengan merenung. . dalam sunyi, masih belum tertidur. Jarum jam menunjuk angka dua belas lewat tiga …

Read More »

I am your enemy (cerpen)

Heronimus Bani Hari itu hari Jumat. Di kota Kalabahi orang menyebutnya hari pendek. Entah siapa yang memulai pada awalnya untuk menyebut hari pendek. Yang pasti orang-orang se-kota itu tahu bahwa hari Jumat hari pendek. Mengapa pendek? Tidak pasti jawabannya. Voni tancap gas sepeda motor Mio warna pink. Entah dengan kecepatan …

Read More »

Cerita Tentang Billa Tamorong, Di Kodi, Sumba Barat Daya, NTT

Ada seorang gadis yang bernama Billa Tamorong anak dari Tari Raya asal kampung Rate Garo,Kodi, yang sekarang menjadi Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur,.menurut cerita orang tua, dulu Billa Tamorong dia tidak mau dengan seorang laki-laki, karena dia tidak mau dengan laki-laki,maka Tari Raya ayah dari Billa Tamorong …

Read More »

Cerpen Lucu|Pergi Ke Mall

Buah salak buah kedondong, godain Satria dong! Itu mungkin pantun yang paling tepat untuk Satria saat ini. Kali ini dia memakai sandal jepit warna kalem, celana pendek warna hijau tua, kaus merah bertuliskan ‘Cerpenmu Dot Com’ warna emas di dadanya, serta topi hitam berlogo CR7. Satria sudah ada di depan …

Read More »

Semalam Mendayung Cinta di Lalao (2)

By: Heronimus Bani Di pagi buta sekitar pukul 05.00 WIT, di dermaga penyeberangan Bolok banyak sepeda motor beriringan mengantri untuk mendapatkan tiket. Dari mulut para pengendara sepeda motor, para sopir dan calon penumpang feri yang akan ke Rote terdengar perbincangan dengan bahasa daerah yang sangat kental dalam varian mulai dari …

Read More »

Semalam Mendayung Cinta di Lalao (1)

By: Heronimus Bani Sejauh mata memandang di pantai Ba’a nuansa sore mengantar manek siang sang mentari ke balik peraduannya. Menara di pantai Ba’a sebagai simbol keberhasilan dan tanda adanya sebuah pulau terselatan di republik ikut memberi nuansa indah di pantai Ba’a. Lampu di menara bibir pantai Ba’a dinyalakan. Ombak kecil …

Read More »

Buaya Penolong

By: Heronimus Bani Hari itu hujan turut amat deras. Kilat dan guntur sambung-menyambung. Air menggenangi perkampungan sebatas betis, meninggi ke lutut. Beberapa rumah mulai tergenang. Di seberang sungai mengarah ke muara, seorang bapak terjebak banjir. Ia terlanjur sudah berada di tengah sungai hendak menyeberang untuk pulang ke rumahnya. Hal ini …

Read More »