Home / Hukrim / Siswi SMP di Kecamatan Taebenu Diperkosa Hingga Hamil

Siswi SMP di Kecamatan Taebenu Diperkosa Hingga Hamil

Kupang-InfoNTT.com,- Kejadian miris kembali terjadi setelah terungkapnya salah satu siswi SMP di Kecamatan Tarbenu, Kabupaten Kupang yang hamil. Di mana siswa yang berinisial MT dan masih dibawah umur ini, diduga dihamili oleh orang dekatnya sendiri yang tidak lain adalah calon suami dari tantanya sendiri.

Kasus ini terungkap setelah ibu korban merasa curiga terhadap keadaan fisik anaknya yang terlihat berbeda di bagian perut. Karena penasaran inilah yang kemudian membuat ibu korban bertanya dan mendapatkan jawaban yang membuat dirinya sungguh terpukul.

Ditemui di kediamannya, Kamos (11/04/2019) sore, ibu kandung korban, Magdalena Mananel mengaku bahwa dirinya baru mendengar kejadian ini pada tanggal 29 Maret 2019 bertepatan dengan hari ulang tahun korban.

“Waktu itu dia (korban) lagi mandi, saya lihat di bagian perutnya agak lain jadi saya tanya sudah berapa bulan tidak datang bulan, katanya sudah 6 bulan, lalu saya bilang ke dia kalau kaka sudah hamil dan tolong jujur siapa yang melakukan ini,”ujar ibu korban.

Lanjutnya, korban setelah ditanya tidak mau berbicara, dan baru mau jujur tanggal 30 Maret 2019. Di mana korban mengakui bahwa yang melakukan kejahatan ini adalah bapak kecilnya sendiri, yakni calon suami dari adik kandung ibu korban.

”Saya sangat terpukul akan hal ini, karena calon suami dari adik saya, yang mana selama ini dikenal baik, ternyata tega melakukan aksi bejat kepada anaknya sendiri. Saya sakit hati karena masa depan dari anak saya sudah hancur, belum lagi umur yang masih terlalu dini dan dia harus menanggung beban yang begitu berat,”ungkap Magdalena sambil meneteskan air matanya.

Kesedihannya ditambah setelah mengingat bagaimana perjuangan dirinya melahirkan, membesarkan dan juga menyekolahkan korban setelah suaminya meninggal dunia. Sebagai ibu yang melahirkan dan membesarkan korban, dirinya berharap secepatnya polisi menangkap pelaku.

Terkait kasus ini, pihak keluarga yang mendampingi korban sekaligus berstatus sebagai kakek korban, yakni Daniel Neno mengatakan bahwa masa depan cucunya yang seharusnya masih panjang sudah dirusak, bahkan dicabik oleh tindakan pelaku yang biadab.

“Saya sedih sekali, karena cucu saya diperkosa, ditambah dengan keterbatasan ekonomi serta ayahnya yang sudah meninggal, yang mana cucunya ini sekarang berstatus anak yatim,”ujar Daniel.

Ia menambakan, ketika mendengar kejadian ini, dirinya merasa bahwa harga diri keluarganya sudah diinjak-injak dengan perbuatan bejat pelaku, dan ini harus diproses secara hukum.

“Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polda NTT sejak Sabtu lalu, dan berharap secepatnya pihak kepolisian menangkap pelaku. Kami juga minta agar pihak kepolisian memproses pelaku sesuai dengan tindakannya,”tegas Daniel.

Sebagai informasi tambahan, pelaku selain berstatus sebagai calon mantu dari keluarga korban, pelaku juga diduga merupakan mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kupang.

Laporan: Chris Bani

Check Also

Jemaat GMIT Bethania Batuputih Gelar Drama Sengsara Yesus

Batuputih-InfoNTT.com-, Jemaat GMIT Bethania Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan Jumat 19/4/2019 menggelar drama kisah sengsara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *