Home / News / Pesan Pangdam IX/Udayana untuk Ciptakan Pemilu Damai dengan Menjaga Persatuan dan Kesatuan

Pesan Pangdam IX/Udayana untuk Ciptakan Pemilu Damai dengan Menjaga Persatuan dan Kesatuan

Alor-InfoNTT.com,- Sebentar lagi seluruh rakyat Indonesia akan memasuki puncak dari pesta demokrasi untuk memberikan hak suaranya memilih anggota legislatif serta memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, tepatnya tanggal 17 April 2019.

Agar pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan aman dan damai, para Babinsa turut berperan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar turut menciptakan pemilu yang damai sesuai dengan pesan Pangdam IX/Udayana “Ciptakan Pemilu Damai Guna Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

“Sosialisasi ini sangat penting mengingat pelaksanaan pencoblosan bertepatan dengan masa-masa memasuki perayaan hari raya paska umat Kristiani di seluruh Indonesia. Maka perlu disosialisasikan agar masyarakat sadar dan turut berperan dalam menjaga pesta demokrasi yang damai,” kata Perwira Seksi Teritotial Lettu Inf Samuel Ulle.

Ditambahkan Lettu Inf Samuel Ulle, sosialisasi pemilu damai oleh para Babinsa terus dilakukan dengan tetap menjaga netralitas TNI. “Sosialisasi berjalan terus, namun netralitas TNI tetap menjadi harga mati,” tambah Samuel.

Komandan Kodim (Dandim) 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar,S.Ag saat dihubungi media melalui telepon selulernya mengatakan, dalam waktu dekat ini bangsa Indonesia akan menggelar pesta demokrasi pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. Oleh sebab itu, dirinya terus mengingatkan prajuritnya agar selalu memegang teguh netralitas TNI dalam pemilu.

“Netralitas TNI dalam pemilu adalah harga mati. Bagi prajurit yang melanggar maka ada konsekuwensi hukumnya,” tegasnya.

Mengenai sosialisasi Pemilu damai yang dilaksanakan oleh para Babinsa adalah sepengetahuan dirinya. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat turut berperan dan berpartisipasi dalam menjaga pelaksanaan pesta demokrasi yang damai dan bermartabat.

“Ini pesta bersama seluruh rakyat Indonesia, kami mengajak semua pihak agar bisa menciptakan Pemilu Damai Guna Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, tutup Supyan. (*jb/tim)

 

Check Also

Dugaan Penyimpangan Dana Desa, Bendahara dan Kasie Ketua TPK Hoi Ditahan

Soe-InfoNTT.com,- Penyidik Kejaksaan Negeri Soe akhirnya menahan Yustus Mnao Bendahara dan Elias Nome Kepala Seksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *