Home / Hukrim / Polres Kupang Gelar Simulasi Penanganan Demonstrasi Pemilu 2019

Polres Kupang Gelar Simulasi Penanganan Demonstrasi Pemilu 2019

Oelamasi-InfoNTT.com,- Ratusan orang masa melakukan aksi unjuk rasa dan berhasil duduki Polres Kabupaten Kupang beberapa saat. Berkat kesigapan anggota Dalmas Polres Kupang, masa berhasil di paksa mundur.

Atas perintah Kapolres Kupang, personil  Dalmas di bantu satu unit mobil watter canon berhasil memaksa para demonstran mundur. Unjuk rasa yang dilakukan ratusan orang masa pendukung salah satu kandidat calon merasa tidak puas atas proses perhitungan suara yang dinilai merugikan figur pilihanya, masa menuntut agar proses pemilihan di ulang.

Demonstrasi yang di lakukan ratusan orang itu adalah bagian dari adegan dalam sosialisasi Sistem Pengamanan Kota (SISPAMKOTA) dengan sandi Operasi Mantap Brata Turangga-2019, Selasa (12/03/2019) di Halaman Polres Kupang.

Sosialisasi Sistem Pengamanan Kota terkait Pemilu 2019 dilaksanakan untuk semua tahapan Pemilu, yaitu dimulai tahapan masa kampanye, tahapan masa tenang dan pergeseran pasukan, tahapan pemungutan suara hingga tahapan perhitungan suara.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, SIK, kepada awak media memberikan penjelasan terkait kegiatan yang dilaksanakan jajaran Polres Kupang.

Menurutnya, Peragaan simulasi Sispamkota di maksudkan agar seluruh personil yang akan diterjunkan ke TPS dapat memahami tahapan-tahapan dalam Pemilu 2019 saat melaksanakan tugas pengamanan.

Polres Kupang katanya, telah melakukan pemetaan tingkat kerawanan di seluruh TPS di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua, ada TPS dengan tingkat kerawanan 1, kerawanan 2 serta TPS yang aman.

Pada saat pelaksanaan Pemilu tanggal 17 April 2019, Polres Kupang akan menerjunkan sekitar 500 orang anggota mengamankan Pemilu di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua, Polres Kupang juga akan di bantu oleh personil TNI dari Satuan Radar 226 Buraen serta personil TNI dari Kodim 1604 Kupang.

Ia mengatakan, kondisi menjelang dan hingga pelaksanaan Pemilu 2019 di pastikan kondusif. Hanya saja, soal luas wilayah dengan topografi yang sulit menjadi perhatian saat distribusi logistik Pemilu hingga pelosok wilayah.

Sementara itu, Komandan Radar 226 Buraen, Letkol Lek Haris mengatakan pada prinsipnya TNI siap memberikan bantuan personil untuk pengamanan Pemilu 2019 mendatang.

Menurut Haris, TNI siap memberikan bantuan pengamanan jika di minta oleh Polri, TNI akan memberikan dukungan di sesuikan dengan kekuatan personil. Selain bantuan pengamanan dari anggota Radar 226 Buaren, bantuan pengamanan juga dari Personil TNI Kodim 1604 Kupang sebagai Komando wilayah. (Sully)

Check Also

Toleransi Beragama, Anggota TNI Turut Mengambil Bagian di Kegiatan Agama Wilayah Perbatasan

Belu-InfoNTT.com,- Mayoritas masyarakat perbatasan Indonesia-Timor Leste memeluk agama Katholik, di mana hampir 90 persen  masyarakat perbatasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *