Home / News / Melki Laka Lena Memaafkan Oknum yang Membakar Balihonya di Sumba Timur

Melki Laka Lena Memaafkan Oknum yang Membakar Balihonya di Sumba Timur

Kupang-InfoNTT.com,- Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menanggapi proses dinamika yang terjadi di DPD II Partai Golkar Sumba Timur, di mana Gideon Mbilijora saat ini sudah diberhentikan sementara dari jabatan sebagai Ketua DPD II. Hal ini disampaikan Melki Laka Lena kepada media ini, Rabu (9/01/2018) malam di kediamannya.

Menurut Melki, Gideon Mbilijora adalah senior Golkar yang diyakini pasti dewasa serta matang dalam melalui semua proses dalam mekanisme dan aturan main di organisasi. Semuanya kembali pada mekanisme dan aturan main yang berlaku, tidak boleh emosional dan harus kepala dingin dalam merespon dinamika semacam ini.

“Berbagai jalur di DPD I Partai Golkar NTT dan para senior terus berkomunikasi ke pak Gideon, pak Palulu dan berbagai pihak untuk mendorong proses organisasi berjalan normal dan tidak perlu emosional,”ujar politisi muda ini.

Melki juga menambahkan bahwa PLT tetap jalan seperti biasa dan respon ke mahkamah partai tetap tidak menghalangi proses PLT di Sumba Timur. SK di tangan PLT, dan secepatnya pengurus akan segera ke Sumba bersama beberapa senior untuk merapikan DPD II Golkar Sumba Timur.

“Terkait pembakaran baliho tersebut, sebenarnya bisa diproses hukum, namun saya sudah terlebih dahulu memaafkannya. Sedangkan yang harus kita lihat dan tentunya lebih penting adalah organisasi tetap berjalan dalam sikon apapun,” tegasnya.

Melki Laka Lena juga melangsungkan ibadah Natal bersama warga Oeba di kediamannnya, Rabu 9 Januari 2019, yang dihadiri ribuan warga Oeba. Tema Natal yang disampaikan tentang perdamaian dan persaudaraan dalam tahun politik.

Tema ini sejalan dengan pesan dari Pendeta Mel Atok, di mana menekankan untuk menjaga setiap perbedaan dan pertentangan dalam tahun politik agar semangat persaudaraan dan kebersamaan terus terpelihara. “Kita tetap berpolitik namun rasa persaudaraan kita tidak boleh hilang. Saudara dan kepedulian adalah dua hal yang harus terus tertanam dalam diri kita,”jelas Melki.

Laporan: Chris Bani

Check Also

Hampir Putus, Jembatan Noebunu di Amanuban Timur Tidak Bisa Dilewati

Soe-InfoNTT.com,- Jembatan di Desa Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten TTS sebagai penghubung utama beberapa desa kini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *