Home / Jembatan TTS / Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Minta Masyarakat Mewaspadai Keadaan Cuaca

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Minta Masyarakat Mewaspadai Keadaan Cuaca

Kepala Stasiun Meteorologi El-Tari Kupang di ruang kerjanya

Kupang-infontt.com,- Akhir Puncak suhu di wilayah NTT akan ada di akhir bulan Oktober 2018 nanti. Hal ini sampaikan Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Bambang Setiajid terkait kondisi cuaca, Senin (8/10/2018) di ruang kerjanya.

Bambang mengatakan, NTT hampir memasuki puncak suhu, dan selama ini suhu NTT ada di angka 33 sampai 34 derajat Celcius. Nanti pada akhir Oktober isampai dengan pertengahan November suhu akan berada pada 35 derajat Celcius, artinya ini akan kering sekali terus kelembapan udara akan berada di angka dua puluhan dan ini akan menambah semakin kering.

“Kemungkinan peluang untuk terjadi kebakaran lahan atau pun potensi yang lain akan besar. Saya menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan mengurangi risiko kebakaran,”ujarnya.

Ditambahkannya, pada akhir November juga akan memasuki pancaroba, di mana NTT akan menuju pada musim hujan. Di masa pancaroba ini kemungkinan juga akan besar potensi terjadinya puting beliung, atau angin kencang yang akan banyak terjadi pada akhir November sampai dengan pertengahan Desember.

“Lagi-lagi saya mohon kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ini, yakni ketika terjadi puting beliung maka berlindunglah pada tempat yang aman dan jangan berlindung dibawah pohon,”jelas Bambang.

Selanjutnya wilayah NTT akan memasuki musim hujan di bulan Desember, Januari, Februari, Maret dan April. Di bulan April juga kemungkian akan terjadi lagi pengulangan banyak angin puting beliung lagi, namun tidak seperti pada akhir November sampai pertengahan Desember.

“Inilah gambaran secara umum keadaan cuaca di wilayah NTT. Masyarakat harus terus waspada dan berhati-hati,”ungkapnya.

Laporan: Julio Faria

Editor: Redaksi

Check Also

Malam Solidaritas ‘Kita Hadir untuk NTB dan Sulteng

Jakarta-infontt.com,- Bait pertama lagu ‘Sajadah Panjang’ yang dinyanyikan Samsudin Hardjakusumah alias Sam Bimbo menjadi refleksi bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *