Home / News / Tulisan Wartawan Asal NTT Ini masuk Nominasi Tingkat Asia

Tulisan Wartawan Asal NTT Ini masuk Nominasi Tingkat Asia

Kontributor media Tempo wilayah NTT, Johanis Seo ketika berdiskusi bersama Mentri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif Dhakiri

Kupang-infontt.com,- Salut, kata yang pantas di sandang Johanes Seo Kontributor media Tempo asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pasalnya, tulisan hasil investigasi soal human Trafficking yang di lakukan beberapa tahun lalu masuk dalam nominasi di Asia.

“Tulisan pak jhon seo itu masuk dalam nominasi dunia,” kata Bagja, redaktur investigasi tempo di acara work shop Investigasi bersama tempo pada senin (21/05/2018) bertempat di aula pos kupang.

Ia menjelaskan, tulisan tersebut akan bersaing dengan sedikitnya dengan 8 negara.

Majalah Tempo masuk finalis SOPA Award (Masyarakat Penerbit di Asia) bersama MalaysiaKini, untuk liputan investigasi kolaboratif tentang. perdagangan manusia dari NTT ke Malaysia.

Berikut nama – nama media yang masuk nominasi :

grup A

Reuters, polisi pembunuh Duterte

The Associated Press, AP Exclusive: Pulp raksasa terkait dengan perusahaan yang dituduh melakukan kebakaran

The Wall Street Journal, Negara Pengawasan Semua-Pengawasan China ada di mana-mana

Grup B

Malaysia kini dan Tempo, Mengikuti perdagangan pembantu Indo-Msia ilegal R.AGE, Siswa / Trafficked.

Berikutnya, Permintaan Cina untuk Potongan Kayu Hutan Menjadi Ekosistem Kongo

Jhon Seo Kepada media ini mengisahkan, saat melakukan investigasi banyak sekali tantangan. Bahkan, nyawa bisa menjadi taruhan. “Soal investigasi nyawa juga bisa jadi taruhan,” kata dia.

Di tempat itu, itu terkuak kalau setiap TKW yang direkrut oleh PJTKI sudah di mendapat uang muka dari setiap majikan. “Setiap TKW sudah ada DP-nya dari majikan,” kata dia.

Jika berhasil mennjadi pemenang maka, Jhon Seo akan menuju ke hongkong untuk menerima penghargaan. (Izk/lensantt.com)

Check Also

JOIN NTT Mengutuk Peristiwa Meninggalnya Wartawan di Kalimantan Selatan

Kupang-infontt.com,- M. Yusuf, seorang wartawan Sinar Pagi Baru harus mengalami nasib naas, tewas di dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *