Home / News / Chrispinus zina, Tongkat Estafet Generasi Muda Kabupaten Kupang

Chrispinus zina, Tongkat Estafet Generasi Muda Kabupaten Kupang

Chrispinus Zina

Kupang-infontt.com,- Dalam sistem politik setiap individu memiliki hak untuk menentukkan pemimpin yang akan mengatur masa depan daeranya dan setiap individu juga memiliki hak untuk memberikan aspirasinya ke pemerintah yang berkuasa. Oleh karena itu, demokrasi adalah sistem politik kerakyatan dan tanpa adanya patisipasi rakyat, demokrasi tidak akan berjalan dengan baik. Hal ini disampaikan Chrispinus zina, salah satu anak muda Kabupaten Kupang ketika berdiskusi bersama media ini, Jumat (05/01/2017) sore.

Menurut pria kelahiran Babau 3 Juni 1992 ini, generasi muda merupakan partisipan penggerak awal demokrasi. Sikap pasif kaum muda akan menjadi suatu proses pelemahan demokrasi, karena kaum muda merupakan individu yang sangat kritis dalam menganalisis regulasi dan peka akan pemimpin yang tepat untuk kemajuan daerahnya..

Show Quicktag Buttons on the HTML Edit Post SubPanel ] [ Hide from Quicktag Buttons ] [ Hide , , from Quicktag Buttons ] [ Hide , , , , from Quicktag Buttons ] Tags can be inserted into a post via the additional Quicktag Buttons at the HTML Edit Post SubPanel.

“Namun sangat disayangkan , fenomena yang muncul pada saat ini adalah minat akan tema politik di antara anak-anak muda tampak tidak terlalu disukai. Generasi melek politik menjadi sebutan tersendiri bagi anak muda. Hal ini dikarenakan, politik yang masih dianggap tabu oleh anak muda. Hanya segelintir anak muda yang mau ikut memahami tentang politik,”ujarnya.

Menurut Chris Zina yang juga merupakan lulusan Fakultas Hukum UUndana ini bahwa generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Meneruskan estafet politik di negara, mengatur dan membuat kebijakan yang lebih baik.  Pemuda adalah harapan untuk memperbaiki politik di masa depan, dan satu-satunya cara agar bisa lebih paham politik adalah dengan terlibat. “Kita tidak bisa hanya duduk diam lalu berharap negara akan baik-baik saja,”tegasnya.

Ia juga mengatakan cara mudah terlibat dalam politik misalnya dengan ikut berpartisipasi dalam pemilu. Sebelum pemilu, pemuda harus  turut mengawasi program-program kerja yang dikampanyekan oleh calon kepala daerah ataupun legislatif.

Lanjutnya, dengan melek politik, pemuda juga dapat merasakan keuntungannya yaitu mengerti apakah sistem pelayanan sudah memadai atau belum. Karena tatanan politik berpengaruh terhadap kebijakan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Dapat menyerukan ide-ide brilian nan segar yang lebih sesuai di era sekarang.

“Tak hanya itu, dengan melek politik pemuda dapat membantu teman-teman sesama anak muda untuk mendapatkan haknya atau membantu menyalurkan aspirasinya ke lembaga yang bersangkutan. Kepedulian generasi muda saat ini terhadap masalah politik sangat berpengaruh untuk ke depannya. Karena nasib negri yang akan datang ada di tangan para pemuda sekarang. Oleh karena itu, Mari melek politik untuk kemajuan daerah kita yang lebih baik,”pungkasnya.

Untuk diketahui bersama bahwa Chrispinus Zina, S.H lahir di Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Ia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Inpres Merdeka Kupang Timur, Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Kupang Tengah, pendidikan tingkat atas di SMA Swasta Tesbatan-Amarasi dan S1 di Fakultas Hukum Undana Kupang Chris Zina biasa ia disapa merupakan putra ketiga dari pasangan bapak Yakob Marget Zina (Alm) dan ibu Yakoba Ratna Falukas. (Chris Bani)

Check Also

Gedung Sekolah Darurat, SMPN 8 Amabi Oefeto Timur Berharap Perhatian Pemkab Kupang

Oelamasi-infontt.com,- Masih ada sekolah yang kondisinya masih sanggat darurat hingga saat ini, di mana dindingnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *