Senin , Oktober 23 2017
Home / News / Tanggapan Bupati Kupang Terkait Robohnya Gedung Darurat SMKN 1 Amarasi Barat

Tanggapan Bupati Kupang Terkait Robohnya Gedung Darurat SMKN 1 Amarasi Barat

Ayub Titu Eki

Oelamasi-infontt.com,- Menanggapi ambruknya gedung darurat SMK Negeri 1 Amarasi Barat, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengatakan bahwa proses pendirian dan pembangunan gedung darurat SMK Negeri 1 Amarasi Barat memang atas kesepakatan bersama dan dibangun atas dasar kemiskinan (ditengah-tengah kemiskinan) dan niat dari siswa siswi untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi, khususnya di Kecamatan Amarasi Barat. Demikian disampaikan Ayub Titu Eki pada infontt.com, Jumat (28/7/2017) siang.

“Memang benar bahwa SMA/SMK sudah diserahkan pada provinsi, tapi kan itu kita yang bangun jadi proses dari pada pendiriannya saya tahu dan saya siap malu untuk itu yang penting anak anak bisa sekolah,” kata Bupati Kupang dua periode ini.

Ayub menyarankan agar ketika ada masyarakat yang mau  mengkritik pemerintah terkait persoalan robohnya SMK Negeri 1 Amarasi Barat harus tahu terlebih dahulu duduk persoalannya jangan hanya bisa mengkritik saja.

“Ini kan kejadian alam, tapi kalau dari mereka ada yang mau mengkritik silahkan, yang penting mereka tahu terlebih dahulu konteks persoalannya, karena prinsip saya kita boleh miskin asalkan anak-anak tidak miskin ilmu,” jelas Ayub Titu Eki. (Chris Bani)

Check Also

Sahraen di Selatan Amarasi Selatan

Sahraen di Selatan Amarasi  Selatan Desa Sahraen, desa paling selatan di Kecamatan Amarasi Selatan. Menyebut …

2 comments

  1. Tindaklanjut terhadap fisik gedung yang layak dan aman untuk anak sekolah perlu diperhatikan oleh semua pihak (stakeholder); masyarakat sudah berupaya (swadaya) hanya perlu didukung secara tegas dan jelas oleh Pemerintah (plus Legislatif-sbg wakil rakyat); dalam Perencanaan Pembangunan Pendidikan di Kabupaten Kupang atau Provinsi NTT (karena sekarang SMA/SMK berada di bawah urusan Dinas Pendidikan Provinsi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *