Sabtu , September 23 2017
Home / Puisi / Maria Anilsa Adak: Dilema Cinta Sang Gadis

Maria Anilsa Adak: Dilema Cinta Sang Gadis

Foto: Maria Anilsa Adak
Infontt.com,- Banyak orang ingin menikmati indahnya jatuh cinta hanya pada satu orang saja, tetapi sebagian orang tidak bisa menemukan cinta pada satu orang, malah Sebaliknya jatuh cinta pada orang lain lagi. Sebagian orang lagi, terpaksa harus pasrah menikmati cinta, karena sudah berulang kali dilukai atas nama cinta.
******
Gadis itu selalu ceria, tak ada yang akan mengira dalam hatinya dia sekarat.
Terkadang membingungkan dan dilema, seorang gadis yang entah kenapa selalu jatuh cinta dan kemudian sakit hati.

Gadis sebenarnya selalu ingin ada yang menemani. Entahlah apakah dia berpikir bahwa dia benar benar jatuh cinta pada pemuda pujaannya atau tidak? Entahlah. Sang gadis selalu berpikir bahwa itulah yang dinamakan jatuh cinta. Sang gadis tidak pernah mengetahui dan menyadari bahwa dia sedang bermain dalam skenario cerita cinta yang akan membuat luka di hatinya sendiri.

Sang gadis bahagia.
Hari demi hari berlalu, mentari datang dan menghapus setiap langkah cerita lama. Kini sang gadis bisa tersenyum ceria. Ia selalu bercerita bahwa ia merupakan wanita yang paling bahagia kini, bahagia bersama pemuda pujuaanya.

Namun, lagi dan lagi. Sang gadis kembali terluka dan sakit hati. Harapannya akan cinta kali ini pupuslah sudah. Sang gadis kembali melukai hatinya sendiri di tempat yang sama.

Kisah klasik cinta ini mengajari sang gadis akan artinya sebuah cerita cinta. Sama seperti sebuah gelembung sabun yang indah, tak akan selalu utuh. Begitu pun juga jatuh cinta dan mencintai. Ada sakit dan luka menanti saat setiap makhluk mulai memutuskan untuk jatuh cinta.

Oleh: Maria Anilsa Adak

Check Also

Balada si Monyet, Geram si Kuntil’anak

Balada si Monyet, Geram si Kuntil’anak (Heronimus Bani) Adalah seekor monyet, Ia ditangkap dan dibawa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *