Jumat , Oktober 20 2017
Home / News / Pdt. Yakob Niap, S.Th

Pdt. Yakob Niap, S.Th

Pdt Yakob Niap, S.Th

Amarasi-infontt.com,- Sidang Klasis Amarasi Timur ke XIX telah berlangsung pada tanggal 10-12 Desember 2015. Sidang dengan agenda utama : i) mengevaluasi pelaksanaan program pelayanan lingkup Klasis Amarasi Timur untuk periode pelayanan 2011-2015, ii) membahas dan menetapkan pokok-pokok program satu periode, program kebersamaan tahun 2016, dan RAPB Klasis, iii) memilih dan menetapkan Majelis Klasis periode 2015-2019. Sidang dilaksanakan di bawah terang Tema: YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN (Flp.2:11) dan Sub Tema: Berdasarkan Kasih Kristus Kita Bertolong-tolongan Menanggung Beban Kehidupan Sebagai Sesama Anggota Gereja, Masyarakat, Bangsa Dan Negara (Gal.6:2). Sidang diikuti 44 jemaat/mata jemaat. Peserta resmi yang memiliki hak suara sebanyak 84 orang.

Menurut aturan yang berlaku dalam GMIT, persidangan klasis adalah persidangan tertinggi dimana dihadiri para presbiter perutusan resmi untuk maksud dan tujuan sebagaimana yang dinyatakan di atas. Maka, Evaluasi Program Pelayanan 4 tahunan, Pokok Program dan Program Tahunan, RAPB Klasis setelah dibahas secara mendalam dan tajam akhirnya dapat diterima oleh persidangan sebagai produk keputusan yang akan menjadi pedoman kerja pelayanan untuk Majelis Klasis terpilih periode 4 tahun berikutnya.

Para peserta sebelumnya mendapatkan pemaparan materi berupa pembahasan tema dan sub tema serta haluan kebijaksanaan umum pelayanan (HKUP GMIT) oleh Pdt. S.V. Nitti dan Pdt. Y. Hawu Haba. Keduanya membahas tema dan sub tema. Pdt. S.V.Nitti membahas dari aspek sosiologis, politik dan teologis. Menurut Nitti, dalam konteks Amarasi, paling kurang ada 3 istilah yang sering dipakai dalam kerangka bertolong-tolongan. 1) Manonop. Kerja bersama atas kesepakatan untuk bertanggung jawab menyelesaikan satu jenis karya pada anggota kelompok yang bersepakat dan semua anggota mendapatkan giliran kerja dalam satuan waktu yang sama, jumlah anggota yang sama. 2) Athook. Mengundang sesama/tetangga untuk membantu satu pekerjaan pada satu keluarga. 3) Tbua nekaf. Kumpul hati. Orang Kupang bilang, kumpul keluarga. Amarasi menyebutnya tbua nekaf. Artinya, jika ada satu keluarga yang patut ditolong, maka sesamanya datang memberi uang, dan jumlah yang diberikan itu adalah isi hatinya. Istilah ini sangat kental di Amarasi. Dalam konteks ini mesti kita saling bertolong-tolongan.

Sementara Pdt. Hawu Haba selain membahas tema sebagai pengakuan iman (credo), ia menyampaikan HKUP yang telah ditetapkan dalam SS XXXIII di Rote-Ndao sebagai pedoman untuk dijabarkan dalam konteks pelayanan di lingkup klasis Amarasi Timur yang meliputi Koinonia, Marturia, Liturgia, Diakonia, dan Oikonomia yang disebut Panca Pelayanan GMIT.

Pada akhirnya persidangan Klasis Amarasi Timur harus memilih dan menetapkan Majelis Klasis (MK) Amarasi Timur. Para kandidat yang telah melalui proses/tahapan penjaringan, penyaringan, penjemaatan, percakapan pastoral dan ditetapkan sebagai calon tetap untuk posisi Ketua MK adalah: Pdt.Yakob Niap, S.Th; Pdt. Erna Manafe-Saudale, S.Th; Pdt. Isak Noman, S.Th; Pdt. Erens E. Dae, S.Th; dan Pdt. Heni Baitanu-Ma’ahury, S.Th. Calon tetap untuk posisi Sekretaris: Pnt. Yerfelius Y.Bani, S.Pd; Pnt. Jendri Ses’atonis, Pnt. Samuel Tefnana. Calon tetap untuk posisi Bendahara: Pnt. Maxen B. Nahak, SH dan Pnt. Reza Dilak-Nitbani. Sementara calon-calon anggota sebanyak 12 orang yaitu: Pnt. Aljeri E. Monas, STP, Pnt. Merlin L. Nepabureni-Buraen, M.Si; Pnt. Dina A.Moldena-Masneno, S.Pd; Pnt. Akostan Birelawa; Pnt. Delila Pae-Banik,S.Pd; Pnt Melkias Feni; Pnt. Melianus Kabnani, Pnt. Nehemia Runesi, S.Pd; Pnt. Kornelius Nenoharan,S.Pd; Pnt. David Tenis; Pnt. Yunus Boimau, dan Pnt. Edison Nubatonis, S.Pd.

Seluruh peserta persidangan yang memiliki hak suara sebanyak 84 orang. Tiga orang berhalangan, sehingga ada 81 orang berhak memberikan suaranya mewakili jemaat-jemaat se-klasis Amarasi Timur. Hasilnya adalah sebagai berikut: Ketua, Pdt. Yakob Niap, S.Th; Sekretaris, Pnt. Yerfelius Y. Bani, S.Pd; Bendahara, Pnt. Maxen B. Nahak, SH. Anggota: Pnt. Merlin L. Nepabureni-Buraen, M.Si, Pnt. Dina A. Moldena-Masneno, S.Pd; Pnt. Aljeri E. Monas, STP, Pnt. Kornelius Nenoharan,S.Pd.

Sesudah perhitungan dan penetapan, MK terpilih dan MK demisioner saling berangkulan, memberi ucapan selamat, foto bersama, dan bahkan bersama dalam satu meja perjamuan kudus. Serah-terima tugas akan dilaksanakan di Jemaat Imanuel Tunhiut-Buraen. Pdt. Erna Manafe-Saudale, S.Th, Ketua MK Amarasi Timur 2011-2015 mengucapkan kalimat penuh makna, “yang lama sudah berlalu, yang baru selamat datang.” Sementara Pdt. Yakob Niap yang biasa disapa pak Yap, mengatakan, “Mimpi seorang itu ilusi, mimpi bersama akan jadi kenyataan.”

Dalam percakapan dengan INFO NTT, ia mengungkapkan perasaannya, bahwa hasil pemilihan yang menentukan dirinya sebagai KMK adalah satu beban dan salip, karena dalam ketidaklayakan, Tuhan memberikan kepercayaan untuk memikul jabatan ini. Jabatan gerejawi bukan tempat mencari popularitas, apalagi harta dan tahta. Pdt. Yap menyentil kata-kata Paulus, bermegah di dalam Kristus agar Kristuslah yang dimuliakan. Ketika aku lemah, aku dikuatkan.

Tentang proses pemilihan, ia menilai bahwa seluruh proses ini terjadi dalam kekuatan iman. Nuansa politis yang terasa ada dapat ditepis oleh semua yang mempunyai hak suara dengan cara-cara manis yang merangkul kebersamaan dan persekutuan. Ada upaya memperbaharui komitmen pelayanan. Upaya ke arah itu dilakukan pada diri sendiri dengan memohon pertolongan Tuhan, melalui para pelayan senior dalam pastoral yang memotivasi dan menguatkan dan saat teduh sebelum pemungutan suara berlangsung.

Pdt. Yap berharap visi dan misi GMIT yang diejawantah dalam RIP dan HKUP dapat diterjemahkan bersama dalam konteks klasis Amarasi Timur agar menjadi acuan dalam upaya mewujudkannya. Maka, kerekatan antarpelayan, antarmajelis jemaat, antarjemaat patut diwujudkan. Pdt. Yap mempunyai moto dalam pelayanannya, “bersama Tuhan kita dapat melakukan banyak hal.” Sebelum terpilih sebagai KMK, Pdt. Yap ditugaskan sebagai Ketua Majelis Jemaat, pelayan di Jemaat Teunbaun Rabe. (roni)

 

Check Also

Santunan Bagi Para Janda di Syukuran HUT PDAM Tirta Lontar ke-30

Kupang-infontt.com,- 30 tahun sudah PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang mengapdi dan melayani air bersih untuk …

2 comments

  1. sellom… semoga dgn pemimpin yg baru membawa pembaharuan yg terus menerus mengarah pada Penyataan keselamatan iman kepada Yesus kristus sang juruselamat.

  2. Very good info. Lucky me I discovered your website by accident (stumbleupon).
    I have saved as a favorite for later!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *